Gaji Asn 2020 Berapa Kenaikannya?

Beberapa di saat kemudian Presiden Jokowi di saat membacakan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 di hadapan para anggota terhormat Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) salah satu poinnya yakni untuk tahun 2020 tak diberikan peningkatan honor untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Itu artinya honor ASN 2020 akan sama dengan honor yang mereka terima di tahun 2019.



Presiden tak mengoptimalkan alasannya yakni di tahun 2019 , honor ASN telah dinaikkan sebesar 5 %. Kendati tak dinaikkan tetapi ASN tetap mendapatkan aneka macam haknya lainnya diantaranya duit Tunjangan Hari Raya (THR) 2020 dan honor ke-13. Anggaran honor untuk ASN di tahun 2020 sama besarnya dengan tahun 2019 yakni sebanyak Rp 368 ,6 triliun. Meski demikian akan ada pembiasaan peningkatan honor untuk ASN yang mengalami peningkatan jabatan. Pemerintah menawarkan budget yang serupa bagi ASN yakni untuk menyebabkan para abdi negara sanggup melayani penduduk dengan maksimal tanpa meminimalisir hak. Khusus untuk kementerian atau forum dengan prestasi bikin puas tetap akan ada insentif.

Meski tak ada peningkatan honor , tetapi pemerintah tetap menawarkan honor dan pensiun ke-13 ditambah Tunjangan Hari Raya (THR) sehingga kemakmuran aparatur negara akan tetap terjamin. Pemerintah pun merencanakan reformasi denah aktivitas pensiun dan Jaminan Hari Tua (JHT). Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menganjurkan suatu denah gres dalam bentuk fully funded. Sistem tersebut akan mengambil alih denah pay as you go.

Secara besaran , reformasi pensiun dan jaminan hari renta tersebut akan mengoptimalkan duit yang diperoleh pensiunan. Dan dalam jangka panjang , kebijakan tersebut akan memperkecil ketergantungan pembayaran dana pensiun dari APBN. Kepastian perihal denah pensiun PNS tersebut memang belum final dan masih dikaji. Fully funded yakni salah satu skema  dana pensiun PNS yang cukup memukau alasannya yakni duit yang diterima para pensiunan akan meningkat. Misalnya honor PNS eselon I di saat pensiun apabila menggunakan denah usang cuma sekitar Rp 4 ,5 juta / bulan , maka dengan denah gres ia akan sanggup mendapat duit pensiun melampaui Rp 20 juta / bulan.

Sebagai perhiasan data , berikut besaran honor ASN 2020 yang serupa dengan besaran honor tahun 2019. Data yang dihidangkan cuma berupa honor pokok sesuai dengan pangkat dan kalangan :

- PNS Golongan I :

Golongan IA = Rp 1.560.800 (masa kerja 0 tahun) – Rp 2.335.800 (masa kerja 26 tahun)
Golongan IB = Rp 1.704.500 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.474.900 (masa kerja 27 tahun)
Golongan IC = Rp 1.776.600 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.557.500 (masa kerja 27 tahun)
Golongan ID = Rp 1.851.800 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.686.500 (masa kerja 27 tahun)

- PNS Golongan II :

Golongan IIA = Rp 2.022.200 (masa kerja 0 tahun) – Rp 3.373.600 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IIB = Rp 2.208.400 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.516.300 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IIC = Rp 2.301.800 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.665.000 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IID = Rp 2.399.200 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.820.000 (masa kerja 33 tahun)

- PNS Golongan III :

Golongan IIIA = Rp 2.579.400 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.236.400 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIIB = Rp 2.688.500 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.415.600 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIIC = Rp 2.802.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.602.400 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIID = Rp 2.920.800 (masa kerja0 tahun) – Rp 4.797.000 (masa kerja 32 tahun)

- PNS Golongan IV :

Golongan IVA = Rp 3.044.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.000.000 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVB = Rp 3.173.100 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.211.500 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVC = Rp 3.307.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.431.900 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVD = Rp 3.447.200 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.661.700 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVE = Rp 3.593.100 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.901.200 (masa kerja 32 tahun)

Tidak ada komentar untuk "Gaji Asn 2020 Berapa Kenaikannya?"