Nominal Umr Kota Bekasi 2019 Dan Prediksi 2020
Seperti dipahami , besaran UMR kota Bekasi untuk tahun 2019 diputuskan sebanyak Rp 4.229.126 ,18. Angka itu naik 8 ,03 % dibanding tahun sebelumnya. Meski terbilang cukup tinggi tetapi dari pihak pekerja tetap menganggapnya tak mencukupi. Buruh sendiri menginginkan peningkatan sebesar 15 % - 20 % atau sebesar Rp.4 ,5 juta - Rp.4 ,7 juta. Penetapan UMR yang sekarang menjadi UMK itu sesudah melalui berulang kali konferensi dari para anggota dewan pengupahan kota Bekasi dari elemen pemerintah , usahawan , dan pekerja.
Sebaliknya pihak usahawan merasa angka itu kelewat tinggi. Penetapan UMR kota Bekasi tahun ditangani dengan berpedoman pada PP No. 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Mempertimbangkan ketentuan yang ada dalam PP itu , peningkatan UMK diformulasikan dengan memertimbangkan besaran inflasi ditambah tingkat perkembangan ekonomi nasional.
Sebagaimana kawasan lain , penambahan besaran UMR kota Bekasi sebanyak 8 ,03 % mengacu dari data yang dikeluarkan oleh Badan Statistik Nasional yang merilis angka inflasi tahunan sebesar 2 ,88 % dengan tingkat perkembangan ekonomi di angka 5 ,15 %.
Nilai UMK sejatinya merupakan semacam jaring pengaman sehingga para buruh tak mendapat upah murah. Nominal UMK berlaku untuk buruh yang mempunyai masa kerja nol bulan hingga 1 tahun. Sementara bagi buruh dengan masa kerja lebih dari satu tahun umumnya akan mendapat penghasilan perhiasan berupa tunjangan-tunjangan tertentu. Dilihat dari UMK yang diputuskan tiap tahun , UMK Kota Bekasi merupakan kedua paling besar di Jawa Barat yang cuma kalah dengan Kabupaten Karawang. Kabupaten Bekasi cuma kalah oleh Karawang yang berada di urutan pertama dan Kota Bekasi di urutan kedua.
Diperkirakan nominal UMR Kota Bekasi untuk tahun 2020 juga dengan persen peningkatan yang tak berlainan jauh dengan tahun ini. Itu artinya nilai UMR Kota Bekasi 2020 akan sekitar Rp.4 ,6 juta per bulan. Dan selaku pembanding , berikut merupakan daftar besaran UMK Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten pada tahun 2019 :
- Kabupaten Karawang Rp 4.234.010
- Kota Bekasi Rp 4.229.756
- Kabupaten Bekasi Rp 4.146.126
- Kota Depok Rp 3.872.551
- Kota Bogor Rp 3.842.785
- Kabupaten Bogor Rp 3.763.405
- Kabupaten Purwakarta Rp 3.722.299
- Kota Bandung Rp 3.339.580
- Kabupaten Bandung Barat Rp 2.898.744
- Kabupaten Sumedang Rp 2.893.074
- Kabupaten Bandung Rp 2.893.074
- Kota Cimahi Rp 2.893.074
- Kabupaten SukabumiRp 2.791.016
- Kabupaten Subang Rp 2.732.899
- Kabupaten Cianjur Rp 2.336.004
- Kota Sukabumi Rp 2.331.752
- Kabupaten Indramayu Rp 2.117.713
- Kota Tasikmalaya Rp 2.086.529
- Kabupaten Tasikmalaya Rp 2.075.189
- Kota Cirebon Rp 2.045.422
- Kabupaten Cirebon Rp 2.024.160
- Kabupaten Garut Rp 1.807.285
- Kabupaten Majalengka Rp 1.791.693
- Kabupaten Kuningan Rp 1.734.994
- Kabupaten Ciamis Rp 1.733.162
- Kabupaten Pangandaran Rp 1.714.673
- Kota Banjar Rp 1.688.217
- Kota Cilegon Rp3.913.078
- Tangerang Rp3.869.717 ,00
- Kota Tangerang Selatan Rp3.841.368 ,19
- Kabupaten Tangerang Rp3.841.368 ,19
- Kabupaten Serang Rp3 827.193 ,39
- Kota Serang Rp3.366.512 ,71
- Kabupaten Pandeglang Rp2.542.539 ,13
- Kabupaten Lebak Rp2.498.068 ,44
Sebaliknya pihak usahawan merasa angka itu kelewat tinggi. Penetapan UMR kota Bekasi tahun ditangani dengan berpedoman pada PP No. 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Mempertimbangkan ketentuan yang ada dalam PP itu , peningkatan UMK diformulasikan dengan memertimbangkan besaran inflasi ditambah tingkat perkembangan ekonomi nasional.
Sebagaimana kawasan lain , penambahan besaran UMR kota Bekasi sebanyak 8 ,03 % mengacu dari data yang dikeluarkan oleh Badan Statistik Nasional yang merilis angka inflasi tahunan sebesar 2 ,88 % dengan tingkat perkembangan ekonomi di angka 5 ,15 %.
Nilai UMK sejatinya merupakan semacam jaring pengaman sehingga para buruh tak mendapat upah murah. Nominal UMK berlaku untuk buruh yang mempunyai masa kerja nol bulan hingga 1 tahun. Sementara bagi buruh dengan masa kerja lebih dari satu tahun umumnya akan mendapat penghasilan perhiasan berupa tunjangan-tunjangan tertentu. Dilihat dari UMK yang diputuskan tiap tahun , UMK Kota Bekasi merupakan kedua paling besar di Jawa Barat yang cuma kalah dengan Kabupaten Karawang. Kabupaten Bekasi cuma kalah oleh Karawang yang berada di urutan pertama dan Kota Bekasi di urutan kedua.
Diperkirakan nominal UMR Kota Bekasi untuk tahun 2020 juga dengan persen peningkatan yang tak berlainan jauh dengan tahun ini. Itu artinya nilai UMR Kota Bekasi 2020 akan sekitar Rp.4 ,6 juta per bulan. Dan selaku pembanding , berikut merupakan daftar besaran UMK Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten pada tahun 2019 :
- Kabupaten Karawang Rp 4.234.010
- Kota Bekasi Rp 4.229.756
- Kabupaten Bekasi Rp 4.146.126
- Kota Depok Rp 3.872.551
- Kota Bogor Rp 3.842.785
- Kabupaten Bogor Rp 3.763.405
- Kabupaten Purwakarta Rp 3.722.299
- Kota Bandung Rp 3.339.580
- Kabupaten Bandung Barat Rp 2.898.744
- Kabupaten Sumedang Rp 2.893.074
- Kabupaten Bandung Rp 2.893.074
- Kota Cimahi Rp 2.893.074
- Kabupaten SukabumiRp 2.791.016
- Kabupaten Subang Rp 2.732.899
- Kabupaten Cianjur Rp 2.336.004
- Kota Sukabumi Rp 2.331.752
- Kabupaten Indramayu Rp 2.117.713
- Kota Tasikmalaya Rp 2.086.529
- Kabupaten Tasikmalaya Rp 2.075.189
- Kota Cirebon Rp 2.045.422
- Kabupaten Cirebon Rp 2.024.160
- Kabupaten Garut Rp 1.807.285
- Kabupaten Majalengka Rp 1.791.693
- Kabupaten Kuningan Rp 1.734.994
- Kabupaten Ciamis Rp 1.733.162
- Kabupaten Pangandaran Rp 1.714.673
- Kota Banjar Rp 1.688.217
- Kota Cilegon Rp3.913.078
- Tangerang Rp3.869.717 ,00
- Kota Tangerang Selatan Rp3.841.368 ,19
- Kabupaten Tangerang Rp3.841.368 ,19
- Kabupaten Serang Rp3 827.193 ,39
- Kota Serang Rp3.366.512 ,71
- Kabupaten Pandeglang Rp2.542.539 ,13
- Kabupaten Lebak Rp2.498.068 ,44

Tidak ada komentar untuk "Nominal Umr Kota Bekasi 2019 Dan Prediksi 2020"
Posting Komentar