Tabel Honor Pns 2020 Berikut Perinciannya
Kementerian Keuangan sudah memaksimalkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2019. Peningkatan kinerja para abdi negara sanggup dilaksanakan salah satunya dengan memajukan gaji. Bagaimana dengan tahun 2020 apakah para PNS akan sanggup menikmati lagi peningkatan gaji? Dalam klarifikasi nota keuangan yang dibacakan presiden Jokowi 16 Agustus 2019 kemudian salah satunya menyebutkan jika belanja pegawai kementerian/lembaga untuk 2020 menitikberatkan birokrasi yang efisien , melayani dan bebas korupsi sesuai Undang-Undang (UU) nomor 5 tahun 2014 wacana Aparatur Sipil Negara.
Selain peningkatan honor PNS , pemerintah pun memperhatikan para pensiunan ASN dengan akan menerapkan denah fully funded yang mengambil alih denah pay as you go. Skema gres tersebut akan dipraktekkan bagi para PNS gres yang diangkat di 2020. Skema fully funded adalah pembayaran pensiun sarat yang bersumber dari iuran antara pemerintah dan PNS. Nominalnya akan diubahsuaikan sesuai besaran honor PNS tiap bulannya.
Menggunakan denah tersebut , pemerintah berharap duit pensiun yang ditemukan ASN nantinya akan makin banyak. Adapun , denah pay as you go adalah denah dana pensiun yang bersumber dari iuran PNS senilai 4 ,75 % dari honor yang kemudian disertakan dana yang diambilkan dari APBN. Contohnya honor PNS eselon I dikala pensiun andai menerapkan denah usang cuma mengantongi kira-kira Rp 4 ,5 juta / bulan , tetapi menggunakan denah gres mereka akan menemukan duit pensiun melebihi Rp 20 juta / bulan.
Sebagai suplemen data , berikut tabel honor PNS 2020 yang serupa dengan besaran honor tahun 2019. Data yang dihidangkan cuma berupa honor pokok sesuai dengan pangkat dan kelompok :
- PNS Golongan I :
Golongan IA = Rp 1.560.800 (masa kerja 0 tahun) – Rp 2.335.800 (masa kerja 26 tahun)
Golongan IB = Rp 1.704.500 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.474.900 (masa kerja 27 tahun)
Golongan IC = Rp 1.776.600 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.557.500 (masa kerja 27 tahun)
Golongan ID = Rp 1.851.800 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.686.500 (masa kerja 27 tahun)
- PNS Golongan II :
Golongan IIA = Rp 2.022.200 (masa kerja 0 tahun) – Rp 3.373.600 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IIB = Rp 2.208.400 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.516.300 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IIC = Rp 2.301.800 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.665.000 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IID = Rp 2.399.200 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.820.000 (masa kerja 33 tahun)
- PNS Golongan III :
Golongan IIIA = Rp 2.579.400 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.236.400 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIIB = Rp 2.688.500 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.415.600 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIIC = Rp 2.802.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.602.400 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIID = Rp 2.920.800 (masa kerja0 tahun) – Rp 4.797.000 (masa kerja 32 tahun)
- PNS Golongan IV :
Golongan IVA = Rp 3.044.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.000.000 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVB = Rp 3.173.100 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.211.500 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVC = Rp 3.307.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.431.900 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVD = Rp 3.447.200 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.661.700 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVE = Rp 3.593.100 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.901.200 (masa kerja 32 tahun)
Selain peningkatan honor PNS , pemerintah pun memperhatikan para pensiunan ASN dengan akan menerapkan denah fully funded yang mengambil alih denah pay as you go. Skema gres tersebut akan dipraktekkan bagi para PNS gres yang diangkat di 2020. Skema fully funded adalah pembayaran pensiun sarat yang bersumber dari iuran antara pemerintah dan PNS. Nominalnya akan diubahsuaikan sesuai besaran honor PNS tiap bulannya.
Menggunakan denah tersebut , pemerintah berharap duit pensiun yang ditemukan ASN nantinya akan makin banyak. Adapun , denah pay as you go adalah denah dana pensiun yang bersumber dari iuran PNS senilai 4 ,75 % dari honor yang kemudian disertakan dana yang diambilkan dari APBN. Contohnya honor PNS eselon I dikala pensiun andai menerapkan denah usang cuma mengantongi kira-kira Rp 4 ,5 juta / bulan , tetapi menggunakan denah gres mereka akan menemukan duit pensiun melebihi Rp 20 juta / bulan.
Sebagai suplemen data , berikut tabel honor PNS 2020 yang serupa dengan besaran honor tahun 2019. Data yang dihidangkan cuma berupa honor pokok sesuai dengan pangkat dan kelompok :
- PNS Golongan I :
Golongan IA = Rp 1.560.800 (masa kerja 0 tahun) – Rp 2.335.800 (masa kerja 26 tahun)
Golongan IB = Rp 1.704.500 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.474.900 (masa kerja 27 tahun)
Golongan IC = Rp 1.776.600 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.557.500 (masa kerja 27 tahun)
Golongan ID = Rp 1.851.800 (masa kerja 3 tahun) – Rp 2.686.500 (masa kerja 27 tahun)
- PNS Golongan II :
Golongan IIA = Rp 2.022.200 (masa kerja 0 tahun) – Rp 3.373.600 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IIB = Rp 2.208.400 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.516.300 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IIC = Rp 2.301.800 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.665.000 (masa kerja 33 tahun)
Golongan IID = Rp 2.399.200 (masa kerja 3 tahun) – Rp 3.820.000 (masa kerja 33 tahun)
- PNS Golongan III :
Golongan IIIA = Rp 2.579.400 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.236.400 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIIB = Rp 2.688.500 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.415.600 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIIC = Rp 2.802.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 4.602.400 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IIID = Rp 2.920.800 (masa kerja0 tahun) – Rp 4.797.000 (masa kerja 32 tahun)
- PNS Golongan IV :
Golongan IVA = Rp 3.044.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.000.000 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVB = Rp 3.173.100 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.211.500 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVC = Rp 3.307.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.431.900 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVD = Rp 3.447.200 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.661.700 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IVE = Rp 3.593.100 (masa kerja 0 tahun) – Rp 5.901.200 (masa kerja 32 tahun)

Tidak ada komentar untuk "Tabel Honor Pns 2020 Berikut Perinciannya"
Posting Komentar